ICHA'S WORLD

welcome to icha's blog :)

Tugas Metode Riset 6

pada 12 November 2011

BAB 4

Analisa dan Hasil Penelitian

4.1 Analisa Tabel Tunggal

Merupakan suatu analisis yang dilakukan dengan membagi-bagikan variabel penelitian ke dalam kategori-kategori yang dilakukan atas dasar frekuensi. Tabel tunggal merupakan langkah awal dalam menganalisa data yang terdiri dari kolom, sejumlah frekuensi dan presentase untuk setiap kategori. (Singarimbun, 1995:266).

4.1.1 Karakteristik Responden

No Jenis Kelamin F %
1 Laki-Laki 35 41 %
2 Perempuan 50 59%
Total 85 100 %

Tabel diatas menunjukan bahwa dari 85 responden sebanyak 35 orang (41 %) responden berjenis kelamin laki-laki dan 50 orang (59 %) responden berjenis kelamin perempuan.

Hal diatas menunjukan bahwa mahasiswa yang menonton iklan Kartu Prabayar Simpati tersebut sebagian besar berjenis kelamin perempuan. Hal ini dikarenakan pada saat penyebaran kuesioner yang dilakukan oleh peneliti, responden wanita lebih sering ditemukan dari pada pria.

4.1.2 Karakteristik Usia

No Usia F %
1 17-20 27 32 %
2 21-24 38 45 %
3 25-28 20 23 %
Total 85 100 %

Tabel diatas menunjukan bahwa dari 85 orang responden 27 orang (32 %) responden berusia 17-20 tahun, 38 orang (45 %) berusia 21-24 tahun dan 20 orang (23 %) berusia 25-28 tahun. Hal ini menunjukan bahwa mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen pada usia diantara 21-24 lebih banyak berada di depan televisi untuk mendapatkan hiburan, berita, dan informasi. Pada usia diantara 21-24 inilah mahasiswa lebih kritis dalam menanggapi suatu berita dan informasi termasuk juga iklan-iklan yang banyak ditanyangkan di televise

4.2 Analisa Tabel Silang

Analisis tabel silang ini bertujuan melihat hubungan antara pengaruh tayangan iklan televisi terhadap brand equity (ekuitas merek) kartu prabayar Simpati di kalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas Gunadarma . Tidak seluruh item dalam pertanyaan variabel x dan variabel y disilangkan dan dianalisa dalam bentuk tabel silang. Peneliti hanya meneliti item-item penting dari variabel penelitian (X dan Y) yang mewakili setiap bagian dari variabel.

4.3 Uji Hipotesis

Uji hipotesis adalah pengujian data statistik untuk mengetahui apakah data hipotesis yang diajukan dapat diterima atau ditolak. Hipotesis ini untuk mengetahui hubungan antara pengaruh tayangan iklan televisi (X) terhadap brand equity kartu prabayar Simpati (Y).

Untuk mengukur tingkat hubungan antara variabel tersebut peneliti menggunakan rank Spearman atau Spearman Rho koefisien. Spearman Rho menunjukan hubungan antara variabel X dan variabel Y yang tidak diketahui sebaran datanya. Dalam penelitian ini ada dua hipotesis yang diajukan :

Ha : Ada pengaruh iklan televisi terhadap keputusan pembelian pada mahasiswa universitas gunadarma

Ho : Tidak ada pengaruh iklan televisi terhadap keputusan pembelian pada mahasiswa universitas gunadarma

Dari uji hipotesis yang dilakukan melalui program SPSS 15.0 Nonparametic Correlation didapatkan hasil koefisien korelasi ( rs ) sebesar 0,263 Dengan tingkat signifikansi pada level dengan tingkat signifikansi pada level 0,01.

Dengan rs = 0,263 (rs > 0) yang dibulatkan menjadi 0,26 berarti Hipotesis alternatif (Ha) diterima dan Hipotesis Nol (Ho) ditolak. Dalam hal peneltian ini Ha adalah ada hubungan antara pengaruh iklan televisi terhadap brand equity kartu prabayar simpati pada mahasiswa FISIP USU.

Untuk mengukur derajat hubungan, digunakan nilai koefisien korelasi menurut Guilford , yaitu sebagai berikut:

< 0, 20 : hubungan rendah sekali, lemah sekali

0, 20 – 0, 40 : hubungan rendah tapi pasti

0, 41 – 0, 70 : hubungan yang cukup berarti

0, 71 – 0, 90 : hubungan yang tinggi

>0, 90 : hubungan yang sangat tinggi, kuat sekali, dapat diandalkan

Berdasarkan skala Guilford diatas diketahui bahwa kedua variabel dalam penelitian ini memiliki menunjukkan hubungan yang rendah tapi pasti, karena bila koefisen korelasi sebesar 0, 20 – 0, 40 hubungan rendah tapi pasti.

Signifikasi hasil korelasi dapat dilihat berdasarkan perbandingan nilai probabilitas. Jika probabilitas > 0,005 maka Ha ditolak, jika probabilitas < 0,005 maka Ha diterima. Pada bagian output korelasi diatas terlihat pasangan data yang berkorelasi secara signifikan, yaitu antara pengaruh tayangan iklan televise terhadap keputusan pembelian kartu prabayar Simpati (probabilitas 0,001) yang lebih kecil dari 0,005 atau 0,001 < 0,005).

Selanjutnya dapat dilihat pada variabel pengaruh tayangan iklan televisi terhadap keputusan pembelian kartu prabayar Simpati yang menunjukkan bahwa kedua variabel berkorelasi secara signifikan.

Berdasarkan analisa diatas, dapat dirangkum bahwa hasil uji hipotesis adalah 0,263. Sesuai kaidah dalam spearman rs koefisien bahwa jika rs > 0 maka hipotesis diterima. Signifikasi korelasi diketahui dari probabilitas yang lebih kecil dari 0,005 (0,001 < 0,005) dengan tanda ** (flag of signifikan) yang menunjukkan kedua variabel berkorelasi secara signifikan, maka hubungannya adalah signifikan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima dan hubungannya signifikan.

Pembahasan

Setelah menganalisis setiap data dari kuesioner, dilanjutkan dengan menguji hipotesis yaitu pengukuran tingkat hubungan di antara dua variabel yang linier dengan menggunakan rumus piranti lunak SPSS 15.0, yaitu menjelaskan hubungan antara variabel X dan variabel Y.

Dalam penelitian ini hipotesis yang diharapkan dapat menunjukkan hubungan antara dua variabel yaitu pengaruh tayangan iklan televisi terhadap keputusan pembelian kartu prabayar Simpati pada mahasiswa di universitas gunadarma.

Berdasarkan hasil penghitungan menggunakan rumus korelasi Spearman antara dua variabel yaitu Pengaruh Tayangan Iklan Televisi Terhadap terhadap keputusan pembelian kartu prabayar Simpati pada mahasiswa di universitas gunadarma

Dengan memakai piranti lunak SPSS 15.0, maka diperoleh rs sebesar 0,263. Hipotesis yang diterima dalam penelitian ini adalah Ha (Hipotesis Alternatif) yaitu terdapat Pengaruh Tayangan Iklan Televisi Terhadap terhadap brand equity kartu prabayar Simpati pada mahasiswa di FISIP USU. Untuk mengetahui kuat lemahnya hubungan di antara variabel yang diteliti, digunakan skala Guilford. Hasil rs = 0,263 berada pada skala 0,20 – 0,40, hal ini menunjukkan hubungan yang rendah tapi pasti. Artinya terdapat hubungan yang rendah tapi pasti antara Pengaruh Tayangan Iklan Televisi Terhadap Keputusan Pembelian kartu prabayar Simpati pada mahasiswa universitas gunadarma.

Sedangkan untuk peramalan indeks korelasi yang menentukan besar hubungan variabel X ( Pengaruh Tayangan Iklan Televisi ) terhadap variabel Y (kartu prabayar Simpati), digunakan rumus:

Kp = (rs2) x 100%

KP = (0,2632 ) x 100%

Kp = 6.9169

Kp = 7 %

Maka kekuatan pengaruh di atas menunjukkan bahwa Pengaruh Tayangan Iklan Televisi mempengaruhi  keputusan pembelian Kartu Prabayar Simpati pada Mahasiswa Universitas Gunadarma sebesar 7% selebihnya 93% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: