ICHA'S WORLD

welcome to icha's blog :)

Tugas Metode Riset 4

pada 15 Oktober 2011

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1 Teori-Teori 

2.1.1 Definisi Iklan

Menurut kotler dan Susanto (2001:814), iklan didefinisikan sebagai bentuk penyajian tidak personal dan promosi ide, barang, dan jasa oleh suatu sponsor tertentu yang memerlukan pembayaran.

Menurut Tjiptono (2003:81), iklan adalah bentuk komunikasi tidak langsung yang didasari pada informasi tentang keunggulan atau keuntungan suatu produk yang disusun sedemikian rupa sehingga menimbulkan rasa yang menyenangkan yang akan mengubah pemikiran seseorang untuk melakukan pembelian. Iklan merupakan kata-kata dalam tayangan yang berfungsi menjelaskan manfaat produk dan memberikan alas an mengapa konsumen (calon konsumen) perlu dan memutuskan untuk membelinya.

Keputusan pembelian merupakan saat konsumen membeli suatu produk pada waktu tertentu (Durianto, dkk, 2003:105). Menurut Boyd, Walker, Larreche (2000:77), iklan televisi bisa dengan mudah mendukung pembelajaran konsumen tentang merek sehingga dalam situasi pembelian untuk tipe produk tersebut, konsumen mengingat kembali nama merek dan membelinya.

2.1.2  Karakteristik Iklan

  1. Suatu bentuk komunikasi yag berbayar

Iklan dilakukan lewat media tertentu yang memerlukan pembayaran.

  1. Non personal komunikasi

Organisasi melakukan periklanan dengan berbagai cara. Di perusahaan-perusahaan kecil, periklanan ditangani oleh departemen penjualan atau pemasaran yang bekerjasama dengan biro periklanan. Perusahaan besar akan membentuk departemen periklanan sendiri. Pada umumnya, perusahaan menggunakan biro periklanan dari luar perusahaan untuk membantu membuat kampanye periklanan.

  1. Menggunakan media massa sebagai massifikasi pesan.

Iklan menggunakan sarana komunikasi untuk menyampaikan dan menyebarluaskan pesan-pesan iklan.

2.2 Hipotesis

Hipotesis merupakan jawaban yang bersifat sementara terhadap rumusan masalah penelitian, dimana rumusan masalah penelitian telah dinyatakan dalam bentuk kalimat tanya (Sugiyono, 2006:96).

Berdasarkan perumusan masalah di atas, rumusan hipotesis dalam penelitian ini adalah: “Penayangan iklan simPATI freedom di televisi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian pada Mahasiswa Universitas Gunadarma.”

Adapun hipotesis dari penelitian ini adalah :

H1 : Ada pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian

sedangkan H0 : Tidak ada pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian.

2.3 Tinjauan Penelitian Terdahulu

Methalia (2008) telah melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Iklan Pond’s di Televisi Terhadap Preferensi Konsumen (Studi Kasus Mahasiswi Jurusan Manajemen Universitas Methodist Indonesia, Medan)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklan Pond’s di televisi terhadap preferensi konsumen pada mahasiswa Jurusan Manajemen Universitas Methodist Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dan metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 39,1% preferensi konsumen terhadap produk Pond’s pada mahasiswi Jurusan Manajemen Universitas Methodist Indonesia dapat dijelaskan oleh video, audio, talent, props, setting, lighting, dan pacing dari iklan Pond’s dan sisanya 60,9% dapat dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian tersebut. Hasil uji F menyatakan variabel video, audio, talent, props, setting, lighting, dan pacing secara serentak berpengaruh positif dan signifikan terhadap preferensi konsumen pada mahasiswi Jurusan Manajemen Universitas Methodist Indonesia.

Penelitian lain adalah Bangun (2009) dengan judul “Pengaruh Iklan Melalui Media Televisi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen pada Produk GSM AXIS (Studi Kasus di Pasar 1 Padang Bulan)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh periklanan melalui media televisi terhadap keputusan pembelian konsumen pada produk GSM AXIS pada warga Pasar 1 Padang Bulan Medan. Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif dan kuantitatif (analisis regresi sederhana). Data yang digunakan adalah data primer dan skunder. Peneliti menggunakan 31 orang sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periklanan melalui media televisi mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk GSM AXIS di Pasar 1 Padang Bulan Medan. Dari koefisien determinasi diketahui bahwa variabel bebas memberi penjelasan pada keputusan pembelian konsumen sebesar 68,7% dan sisanya 32,3% dipengaruhi oleh variabel lain.

2.4. Deskripsi Statistik

2.4.1 Uji Validitas

Uji validitas digunakan untuk mengukur kelayakan butir-butir dalam pertanyaan yang mendefenisikan suatu variabel (Sugiyono, 2006:114). Uji ini dilakukan terhadap alat penelitian, dalam hal ini kuesioner.

Pada penelitian ini, uji validitas dilakukan dengan metode sekali ukur (one shot method), dimana pengukuran dengan metode ini cukup dilakukan dengan satu kali. Instrumen penelitian (kuesioner) dicoba pada responden awal yang berjumlah 30 orang siswa (Sugiyono, 2006:114)

Pengujian validitas dilakukan di sekolah yang sama dengan menggunakan SPSS 15.00 dengan kriteria sebagai berikut:

1. Jika r hitung positif dan r hitung > r tabel maka pernyataan dinyatakan valid

2. Jika r hitung negatif dan r hitung < r tabel maka pernyataan dinyatakan tidak valid.

3. Nilai r tabel dengan responden awal berjumlah 30 orang dan alpha 5% adalah 0,361.

2.4.2 Uji Reliabilitas

Uji ini dilakukan setelah uji validitas dan yang diuji merupakan pernyataan yang sudah valid. Reliabilitas adalah indeks yang menunjukkan sejauh mana suatu alat pengukur dapat dipercaya atau dapat diandalkan.

Hasil uji reliabilitas berdasarkan data yang diolah dengan bantuan Software SPSS ver. 15.00 dapat dilihat pada Tabel  di bawah ini:

Tabel

Reliabilitas Kuesioner

Cronbach’s Alpha rtabel N of Item
.928 0.60 22

Sumber: Pengolahan Data Primer (kuesioner), SPSS 15.00, Desember 2010

Tabel tersebut menunjukkan bahwa ralpha atau rhitung (0.928) > r tabel (0.60). Menurut Nugroho (2005:72), suatu konstruk atau variabel dikatakan reliabel jika memiliki nilai Cronbach’s Alpha > 0.60. Maka dapat disimpulkan bahwa pada pernyataan yang terdapat pada kuesioner adalah reliabel dan layak digunakan sebagai instrumen penelitian.

2.4.3 Analisis Regresi Linear Sederhana

Analisis regresi linear ini dilakukan untuk mengetahui hubungan atau pengaruh antara variabel bebas (iklan) dengan variabel terikat (keputusan pembelian konsumen).

Tabel

Regresi Linear Sederhana

Coefficientsa

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig.
B Std. Error Beta
  1. Constant

Iklan

6.2181.067 4.526.097 .752 1.46110.988 .147.000

a. Dependent Variable: Keputusan Pembelian Konsumen

Sumber: Pengolahan Data Primer (kuesioner), SPSS 15.00, Desember 2010

Tabel tersebut  menunjukkan hasil analisis regresi linear sederhana dengan menggunakan metode Enter. Berdasarkan tabel tersebut, maka dapat diperoleh persamaan model regresi linear sederhana yang dilihat pada kolom B, yaitu:

Y = 6.218 + 1.067X + e

Persamaan di atas dapat diuraikan sebagai berikut:

  1. Konstanta sebesar 6,218 menyatakan bahwa jika tidak ada faktor iklan maka keputusan pembelian tetap ada sebesar 6,218.
  2. Koefisien regresi X (Iklan) = 1,067, berpengaruh positif, menyatakan bahwa setiap peningkatan pada variabel iklan sebesar satu satuan akan meningkatkan keputusan pembelian sebesar 1,067.

Ini berarti apabila iklan ditingkatkan sebesar satu satuan maka keputusan pembelian akan meningkat sebesar 1,067 dan begitu sebaliknya, jika iklan diturunkan sebesar satu satuan maka keputusan pembelian juga akan menurun sebesar 1,067. Tanda + (positif) pada variabel iklan menunjukkan hubungan searah artinya apabila iklan baik maka keputusan pembelian juga akan baik, maka dapat disimpulkan bahwa iklan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian.

Dalam analisis regresi sederhana digunakan 2 jenis kriteria ketepatan yaitu:

  1. Uji Signifikan Individual (Uji – t)

Uji – t bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh masing-masing variabel independen (variabel bebas) yaitu iklan secara parsial terhadap variabel dependen (variabel terikat) yaitu keputusan pembelian. Hasil uji ini dapat dilihat pada output SPSS 15.00 pada tabel coefficients (Tabel 4.11).

Kriteria Pengambilan Keputusan:

Ho diterima jika thitung < ttabel pada α = 5 %

Ha diterima jika thitung > ttabel pada α = 5 %

Berdasarkan Tabel 4.11 Coefficients menunjukkan bahwa variabel iklan memiliki nilai p-value 0,000 lebih kecil dari α = 0,05 artinya signifikan, sedangkan thitung 10,988 > ttabel ( n-k, 95-2 = 93) 1,46 artinya signifikan. Berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa variabel bebas (iklan di televisi) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari α = 0,05, yang artinya jika penayangan iklan di televisi meningkat maka keputusan pembelian konsumen juga ikut meningkat.

2.      Uji Koefisien Determinasi (R²)

Determinan digunakan untuk melihat seberapa besar kemampuan variabel bebas (X) yaitu iklan dalam menjelaskan variabel terikat (Y) yaitu keputusan pembelian konsumen. Nilai R square (R2) dikatakan baik jika diatas 0,5 karena nilai R2 berkisar antara 0 sampai 1 (Nugroho, 2005:51). Semakin mendekati nol berarti model tidak baik dan amat terbatas dan lemah untuk menjelaskan pengaruh variabel bebas yang diteliti terhadap variabel terikat, sebaliknya jika semakin mendekati satu maka model semakin baik dan kuat untuk menjelaskan pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat

Tabel

Koefisien Determinan

Model Summaryb

Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate
1 .752a .565 .560 4.82446

a. Predictors: (Constant), Iklan

b. Dependent Variable: Keputusan Pembelian

Sumber: Pengolahan Data Primer (kuesioner), SPSS 15.00, Desember 2010

Pada Tabel di atas, R Square sebesar 0,565 adalah koefisien determinasi (R2) yang menunjukkan bahwa faktor-faktor dalam penelitian ini yang menyangkut penayangan iklan di televisi terhadap keputusan pembelian adalah sebesar 56,5% yang sesuai dengan indikator penelitian dan sisanya sebesar 43,5% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian yaitu di luar dari indikator iklan di televisi dan keputusan pembelian.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: