ICHA'S WORLD

welcome to icha's blog :)

Demokrasi di Indonesia

pada 2 Maret 2011

Demokrasi,Demokrasi,Demokrasi Dan Demokrasi,Kata itulah yang sering kita dengar.

Di Zaman saat ini dimana kita telah bebas dari model zaman peperangan yang dulu banyak membunuh rakyat dan orang banyak,pasti merasa sangat bebas.Banyak Ideologi dan sistem hukum dipakai di berbagai negara.Dulu pada saat masih berperang atau keadaan yang belum kondusif banyak negara dengan memepergunakan sistem hukum dan ideologi mereka masing – masing.Seperti yang menjadi contoh nyata adalah Rusia dan Cina yang mengklaim dirinya sebagai negara Komunis,dan Amerika serikat sebagai negara Demokratis.Namun,setelah perang telah selesai dan keadaan kembali normal paham Komunis sedikit demi sedikit runtuh kejayaanya.
Kembali ke pemasalahan,Pada saat ini banyak negara atau hampir semua negara mengaku sebagai negara yang memiliki faham Demokratis.Sebenarnya Apakah Demokrasi Itu ?.
Sebelum menjawab hal tersebut,kita harus melihat bagaimana keadaaan di sekitar kita.
Mengapa,karena makna Demokrasi sebenarnya secara singkat dapat dikatakan sebagai “Pemerintahan dari rakyat,oleh rakyat,dan untuk rakyat”.
Jadi disini jelas sekali bahwa rakyat memegang peranan penting dalam sistem pemerintahan berbasis DEMOKRASI.Sekarang apa hubunganya dengan Demokrasi di Indonesia ?,Sudah diketahui bahwa Indonesia yang jelas – jelas memakai sistem pemerintahan Demokrasi juga.
Tapi Bagaimana Pelaksanaanya dan penerapannya ?.
Sebenarnya suatu negara dikatakan sebagai negara yang Demokrasi apabila negara tersebut memenuhi 2 hal dibawah ini :
1.Suatu negara mampu memberikan pelaksanaan dan perlindungan terhadap HAM yang dimilki rakyatnya.
2.Pemerintahnya dan kebijakannya merupakan dan bersumber dari aspirasi masyrakat,dan pemerintahnya tida melakukan hal yang membodohi rakyatnya.
Dari 2 hal tersebut diatas Apakah menurut kalian Di Indonesia benar melaksanakan sistem pemerintahan yang demokratis.
Sekarang coba kita cari fakta – faktanya.
Kita lihat dalam kasus negara dalam memberikan perlindungan terhadap HAM.
Dalam hal ini saya mengambil kasus yang menimpa Munir,hampir 5 tahun kasus tersebut tidak jelas ujungnya.Satu lagi yang heboh adalah kasus syeh Puji yang menikahi Anak dibawah Umur dengan memberikan alasan yang bodoh yaitu mengatasnamakan Agama.
Dalam segi pelakasanaan Aspirasi dan pelaksanaan pemerintahanya,Kita sungguh sangat Ironis dikarenakan selalu suara yang kita berikan tak pernah sampai ke orang yang kita tuju,dalam hal ini Pemerintah.Lebih Ironis lagi para pelaku pemerintahanya banyak yang melakukan kebodohan dan Kejelekan sendiri terhadap negaranya dan rakyatnya dengan banyak melakukan korupsi,penjualan aset negara tanpa ada timbal balik yang nyata.
Dari semua itu ujung – ujungnya adalah rakyat yang akan merasakan akibatnya dan dampaknya yang kebanyakan malah negatif.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: