ICHA'S WORLD

welcome to icha's blog :)

rahmatan lil alamin

pada 17 Oktober 2010

Syahdan bermula sebuah kisah petualangan Upin & Ipin, Selepas remaja tepat berusia 18 tahun, Upin dan Ipin menuntaskan masa-masa bermainnya. Ia berkeinginan sekali untuk mendalami ilmu agama. Agama rahmatan lil alamin yang selama ini mereka peluk, mereka rasakan masih kurang, masih belum sempurna meraka fahami. Mereka berkeinginan untuk bisa mengetahui inti ajaran Islam.

Rasa penasaran yang teramat sangat itu membuatnya memberanikan diri untuk bertemu Atuk Dalang yang sekarang terlihat amat renta dan sering sakit-sakitan.

Sore hari yang teduh itu, berkunjunglah Upin dan Ipin ke rumah Atuk Dalang dengan membawa segudang pertanyaan di kepalanya.

Upin & Ipin: “Assalamu’alaikum Atuk….!!”

Atuk Dalang: “Wa’alaikum salam…!! Eh..cucu atuk, mari sini. Ada apa gerangan, wajah kalian begitu muram hari ini?”

Upin: “Adik…kamu sajalah yang mengutarakan kedatangan kita berdua..”

Ipin: “Abang saja lah, abang lebih faham maksud dan tujuan kita datang menghadap ke atuk.”

Atuk Dalang: “Sudah sudah sudah, siapa saja boleh mengutarakannya. Silakan, kau saja Upin yang mengutarakannya.”

Upin: “Begini Atuk…,maksud kedatangan kami berdua ingin mendapat wejangan dari atuk, selepas kami remaja, besar keinginan kami untuk mendalami ilmu agama. Bagaimana kami bisa beribadah kepada Alloh dengan sempurna, bagaimana kami bisa mencintai Alloh secara sempurna, Bagaimana kami bisa mengenal Islam yang sejati secara sempurna, bagaimana kami bisa mengenal Alloh dan Muhammad Rasululloh. Dan masih banyak pertanyaan kami yang belum terjawab selama ini.”

Atuk Dalang: “E..e..e.. cucu atuk tampak serius kali ini, begitu banyak Tanya kalian kepada atuk, sulit kiranya atuk menjawab semua itu, dengan keadaan setua renta ini.”

Ipin: “ Ya…atuk, berbaik hatilah pada kami. Rasa penasaran kami ingin mendalami ilmu agama hanya untuk menjawab pertanyaan inti kami atuk..!!”

Upin: “Pertanyaan itulah yang membuat hasrat kami menggelora untuk mendapatkan jawabannya.”

Atuk Dalang: “Apakah pertanyaan inti itu..?”

Upin: “Kami ingin berjumpa dengan Tuhan yang menciptakan kami…”

Atuk Dalang: “Hah….macam mana pertanyaan kalian ini, Kalian ingin bertemu Alloh yang menciptakan kalian?”

Ipin: “Betul betul betul, kami ingin mencari dimana Tuhan yang menciptakan kami”

Atuk Dalang: “Untuk menjawab pertanyaan kalian itu, harus ada seorang ahli yang menerangkannya. Dan orang tersebut sudah harus juga membuktikan segala keterangan yang ia ucapkan itu. Itulah perkara luhur yang pernah atuk dengar dari abang angkat atuk di negri jiran, di tanah jawa. Sewaktu atuk masih seusia kalian. Saat atuk mendalami seni mendalang di tanah jawa. Di tanah Jawa disebut perkara itu disebut dengan ilmu wingit, ilmu tentang sangkan paran, Ilmu Tauhid dan Makrifat.”

Atuk Dalang lirih berucap kepada Upin & Ipin: “Manusia tanpa ilmu, ia akan terlantar; manusia tanpa agama, ia akan kesasar; manusia tanpa seni, ia akan kasar”

Atuk Dalang melanjutkan obrolannya, soal perkara seorang yang layak menjawab semua Tanya Upin dan Ipin.

Atuk Dalang: “Upin & Ipin, perkara yang kalian tanyakan bukanlah atuk ahlinya. Atuk hanya mendalami seni pedalangan di tanah jawa untuk menghaluskan jiwa perasaan atuk. Mengenai Ilmu Agama dan perkara yang kalian tanyakan tentang bertemu Tuhan, atuk hanya sedikit mengetahuinya.”

Upin: “Lalu kemana harus kami bertanya dan mendalami ilmu agama, untuk menjawab semua pertanyaan kami, dan bisa menghantarkan kami berjumpa dengan Tuhan yang menciptakan kami.”

Ipin: “ Iya atuk….kemana kami harus mencari..?”

Atuk Dalang: “Hmmm..sudah bulatkah tekad kalian..?”

Upin & Ipin: “Sudah bulat tekad kami Atuk…!!”

Atuk Dalang: “Atuk punya seorang abang angkat di tanah jawa, yang dulu kala mengajari atuk mendalang. Beliau adalah seorang guru Tauhid, guru makrifat yang mempuni di tanah jawa. Walau beliau bukan pesohor negri jiran, tapi ketawadhuan dan kedalaman ilmunya membuat beliau banyak dicari orang untuk ditimba ilmunya.”

Atuk Dalang melanjutkan arahannya: “ Pergilah ke negri jiran kita, di tanah jawa, carilah guru tauhid dan makrifat yang bergelar guru panatagama, dari dialah kalian akan mendapatkan semua keterangan yang kalian cari, dan jika kalian berkurnia segera kalian akan membuktikan ‘dapat bertemu Tuhan’ di dunia ini, sekarang juga.

Dengan semangat yang membara Upin dan Ipin mendengarkan arahan atuk dalang, dan dengan tanpa membuang waktu Upin dan Ipin mengembara ke Tanah Jawa untuk mencari Atuk Guru Panatagama, kakak angkat atuk dalang.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: